Sunday, May 18, 2014

Apple dan Google tersandung kasus game Freemium


Berita yang telah saya rangkum di detikINET
Apple, Google, Amazon, dan Gameloft masing-masing terancam denda sekitar Rp 78,7 miliar jika terbukti bersalah dalam kasus penawaran iklan game gratis yang ternyata tetap harus bayar saat lanjut memainkannya.

Kasus dugaan penipuan terhadap konsumen ini tengah diselidiki oleh komisi pengawas persaingan usaha di Italia karena keempat perusahaan raksasa itu diduga melakukan tindakan yang melanggar kompetisi usaha.

Penyelidikan ini tengah mempelajari aksi dari keempat perusahaan tersebut yang menawarkan aplikasi game seolah-olah gratis di iklannya (freemium), tapi ternyata pelanggan diminta untuk melakukan pembelian (in-app purchase) jika ingin melanjutkan permainan.

"Pelanggan banyak yang percaya game itu gratis, padahal mereka harus tetap mengeluarkan biaya untuk menikmati permainan secara utuh,” kata lembaga tersebut seperti detikINET kutip dari Reuters, Senin (19/5/2014).

Pihak Apple menolak berkomentar terkait penyelidikan ini, sementara Gameloft mengaku telah mengetahui isu tersebut tetapi enggan berkomentar. Sedangkan Google dan Amazon tak kunjung bisa dikonfirmasi.

Seperti dilansir Cult of Mac, penyelidikan diperkirakan memakan waktu tujuh hingga delapan bulan dengan ancaman denda jika terbukti bersalah sekitar 5 juta euro atau USD 6,9 juta-- sekitar Rp 78,7 miliar jika dirupiahkan.

Sebelumnya, komisi Uni Eropa juga mengingatkan praktik seolah-olah gratis dari penawaran game yang ditawarkan para pengembang aplikasi dimana ujungnya meminta adanya pembelian melalui kartu kredit.

Menurut Komisi Uni Eropa lebih dari setengah permainan di benua biru itu dikomunikasikan seolah-olah gratis, tanpa menyadari anak-anak yang banyak menjadi konsumen bisa tertipu oleh trik bahasa pemasaran tersebut.



sumber : detikINET

Silakan di komentari artikel saya

Komentar jangan menggunakan kata-kata kasar ya
Jangan Spam, Promo jualan boleh asalkan jangan promo yang mengandung kedewasaan.OK
EmoticonEmoticon